Text
KERJASAMA ANTAR DAERAH DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI WILAYAH PERBATASAN KOTA PEKANBARU DENGAN KABUPATEN KAMPAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kerja sama antar daerah dalam pengelolaan sampah di wilayah perbatasan antara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Permasalahan sampah di kawasan perbatasan menjadi kompleks karena melibatkan dua kewenangan administratif yang berbeda, sementara aktivitas masyarakat bersifat lintas wilayah sehingga menimbulkan tumpang tindih tanggung jawab dan ketidakefektifan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan instansi terkait serta masyarakat di wilayah perbatasan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama telah diformalkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS), namun implementasinya belum berjalan optimal terutama dalam aspek koordinasi, keberlanjutan program, evaluasi, dan edukasi masyarakat. Faktor penghambat meliputi keterbatasan koordinasi teknis, kurangnya pengawasan bersama, rendahnya kesadaran masyarakat, serta belum optimalnya mekanisme evaluasi dan tindak lanjut program. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas daerah dan mekanisme evaluasi bersama yang lebih terstruktur untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
No other version available