Text
Pelaksanaan Ritual Menyangga Dalam Masyarakat Desa Puntianai Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau
Ritual Menyangga adalah salah satu untuk mengobati orang yang sakit dengan meminta pertolongan makhluk gaib atau jin. Ritual ini dipimpin oleh orang terpilih (dukun), ada 5 orangmasyarakat umum yang dilakukan pada jam 22.00 yang diawali dengan mengambil air wudhu membaca sholawat dan mantra. Teori yang dipakai penulis adalah teori Soedarsono (2002)seni Pelaksanaan Ritual memiliki ciri khas yaitu: 1. Di perlukan tempat pertunjukan yang terpilih, yang biasa dianggap sakral. 2. Di perlukan pemilihan hari dan waktu yang terpilih yang biasa dianggap sakral. 3. Diperlukan pemain yang terpilih biasa dianggap suci. 4. Di perlukan mantra untuk memanggil makhluk halus. 5. Di perlukan sesajian untuk pelaksanaan ritual. Dalam pelaksanaan ritual ini terdapat yaitu: 1. Tempat pelaksanaan ritual berada di Desa Puntianai Kecamatan Batang cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. 2. Waktu pelalaksanaan jam 22.00 waktun yang paling tepat menurut dukun. 3. Pemain ritual berjumlah 5 orang. 4. Mantra untuk memanggil makhluk halusatau jin.5.Sesajian dalamritualseperti: Mayang pinang, bubur dua warna, lilin, beras kunyit, tepungtawar, tampah sesajian, tempat tampah sesajian, telur, lemang, bara api dan kemenyan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitin ini adalah metode deksriptif kualitatif menggunakan Teknik pengumpulan data dengan Teknik Observasi, wawancara, dan dokumentasi.
No other version available