Text
ANALISIS PENGGUNAAN METODE RABBANI DALAM MENGHAFAL AL-QUR'AN DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZ QUR'AN HADIST RABBANI PEKANBARU
Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam yang wajib dibaca, dipahami, diamalkan, dan dijaga kemurniannya. Salah satu upaya menjaga keaslian Al-Qur’an adalah melalui tahfizh (menghafal). Namun, proses menghafal Al-Qur’an tidaklah mudah karena santri sering mengalami berbagai hambatan seperti rendahnya motivasi, rasa bosan, serta kurangnya konsistensi muroja’ah. Oleh sebab itu, diperlukan metode yang efektif untuk membantu santri dalam meningkatkan kemampuan hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Metode Rabbani dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Hadist Rabbaniy Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan Direktur pesantren serta para pembimbing tahfizh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Metode Rabbani dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, pesantren merumuskan tujuan hafalan yang terukur, menyusun jadwal tahfizh, menyiapkan tenaga pengajar, serta menyediakan sarana pendukung seperti mushaf blok warna dan buku kontrol hafalan. Implementasi metode dilakukan melalui sistem setoran terstruktur, latihan membaca ayat berulang 15–20 kali, penggunaan visualisasi kata kunci, muroja’ah bertahap, serta pendampingan intensif oleh guru tahfizh. Evaluasi dilakukan melalui tes lisan acak, tasmi’ berkala, dan dokumentasi progres hafalan dalam modul setoran. Penelitian ini juga menemukan beberapa faktor penghambat, seperti perbedaan daya tangkap santri, keterbatasan waktu karena pelajaran umum, serta kurangnya kesadaran muroja’ah. Dengan demikian, Metode Rabbani terbukti efektif dalam membantu santri menghafal Al-Qur’an secara kuat, cepat, sistematis, serta mampu menguasai nomor ayat dan posisi halaman dalam mushaf.
No other version available