Text
PERAN GREEN BANKING DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN LABA PADA BANK UMUM SYARIAH (BUS)
Industri perbankan syariah di Indonesia mencatatkan pertumbuhan dengan adanya peningkatan laba rata-rata sebesar 27,3% per tahun. Namun, di tengah ketatnya persaingan dengan bank konvensional dan tuntutan digitalisasi, Bank Umum Syariah (BUS) memerlukan strategi diferensiasi yang inovatif. Green Banking muncul sebagai konsep strategis yang mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dengan maqashid syariah untuk mendorong keberlanjutan. Meskipun praktik ini mulai diterapkan, penelitian yang menguji dampak empiris Green Banking terhadap pertumbuhan laba masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran implementasi Green Banking melalui indikator Green Coin Rating dalam meningkatkan kinerja keuangan dan efisiensi operasional BUS di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif, menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keberlanjutan Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat Indonesia (BMI), dan Bank BCA Syariah (BCAS) periode 2022–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green banking dilakukan melalui indikator efisiensi energi, green building, pengelolaan limbah, efisiensi penggunaan kertas (paperless), dan efisiensi penggunaan air. Praktik tersebut berperan dalam meningkatkan pertumbuhan laba secara tidak langsung melalui efisiensi biaya operasional, peningkatan kepercayaan stakeholder yang mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta penguatan manajemen risiko pembiayaan. Selain itu, green banking memberikan sinyal positif kepada pasar dan mendukung keberlanjutan bisnis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa green banking tidak hanya berfungsi sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan, tetapi juga sebagai strategi bisnis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan laba secara berkelanjutan. Namun, implementasinya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat keterbatasan dalam konsistensi dan pelaporan. Oleh karena itu, bank perlu meningkatkan integrasi green banking dalam strategi bisnis serta memperkuat transparansi pelaporan keberlanjutan
No other version available