Text
Tindak Tutur Direktif dalam Film "Keluarga Super Irit" Sutradara Danial Rifki
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk dan fungsi ujaran direktif dalam film Keluarga Super Irit karya sutradara Danial Rifki, serta mengungkap pengaruh gender terhadap pola komunikasi tokoh dalam film tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data penelitian ini adalah film Keluarga Super Irit berdurasi 116 menit, yang terdiri dari ujaran yang mengandung unsur direktif dan perspektif gender. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, mendengarkan, dan perekaman. Analisis data mengacu pada teori ujaran direktif Ibrahim (1993) dan teori sosiopragmatik gender Prayitno (2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 87 item data ujaran direktif, yang terbagi menjadi enam bentuk: perintah (31 item), pertanyaan (18 item), permintaan (16 item), nasihat (14 item), larangan (5 item), dan izin (3 item). Dominasi tindak tutur perintah menunjukkan bahwa instruksi adalah kekuatan pendorong utama narasi film tersebut. Dari perspektif gender, ditemukan pola yang kontras antara pembicara laki-laki dan perempuan. Pembicara perempuan mendominasi kategori perbedaan dalam bentuk penggunaan bahasa (18 data), sikap berbahasa (15 data), dan sifat serta cara berbahasa (11 data), yang mencerminkan penggunaan diksi yang spesifik, hati-hati, dan ekspresif untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Sebaliknya, pembicara laki-laki menunjukkan dominasi yang kuat dalam aspek perbedaan sikap berbahasa (26 data) yang mewakili gaya komunikasi yang rasional, tegas, dan berwibawa. Studi ini menyimpulkan bahwa tindakan berbicara yang bersifat direktif dalam film tersebut merupakan cara untuk merepresentasikan ideologi gender, di mana laki-laki cenderung memprioritaskan efisiensi tindakan, sementara perempuan lebih fokus pada menjaga hubungan emosional dan stabilitas keluarga.
No other version available