Text
PENGARUH DEINDIVIDUATION, SOCIAL IDENTITY, DAN GENDER EQUALITY TERHADAP AUDIT QUALITY THREATENING BEHAVIOUR DENGAN PROFESSIONALISM SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK KOTA PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Deindividuation, Social Identity, dan Gender Equality terhadap Audit Quality Threatening Behaviour dengan Professionalism sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 102 auditor sebagai responden. Data penelitian ini dianalisis menggunakan metode pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.4. Analisis dilakukan untuk menguji efek langsung Deindividuation, Social Identity, dan Gender Equality terhadap Audit Quality Threatening Behaviour serta peran moderasi Professionalism. Hasil menunjukkan bahwa Deindividuation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Audit Quality Threatening Behaviour, kemudian Social Identity dan Gender Equality menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap Audit Quality Threatening Behaviour. Selain itu, Professionalism berpengaruh negatif dan signifikan dalam memoderasi hubungan antara Deindividuation dan Audit Quality Threatening Behaviour. Studi ini terbatas pada cakupan wilayah Pekanbaru, jumlah sampel, dan hanya variabel yang telah ditetapkan dalam model. Penelitian masa depan dapat memperluas cakupan tersebut untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Audit Quality Threatening Behaviour. Temuan ini memberikan wawasan bagi auditor untuk meminimalkan Audit Quality Threatening Behaviour dan mempertahankan kepatuhan terhadap kode etik profesional, terutama dengan mengelola kecenderungan Deindividuation dalam tim audit. Studi ini memberikan bukti empiris dan teoretis baru mengenai hubungan antara Deindividuation, Social Identity, dan Gender Equality terhadap Audit Quality Threatening Behaviour, serta mengeksplorasi peran moderasi Professionalism dalam konteks audit.
No other version available