Text
PERILAKU TOXIC COMMUNICATION PENGGUNA GAME ONLINE MOBILE LEGENDS (STUDI PADA PEMAIN MOBILE LEGENDS) DI PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk perilaku toxic communication pada pemain game online Mobile Legends di Kota Pekanbaru. Fenomena komunikasi toxic dalam permainan daring menjadi perhatian karena berpotensi menurunkan kualitas interaksi sosial, solidaritas tim, serta kenyamanan bermain. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Computer-Mediated Communication (CMC). Informan berjumlah lima orang pemain aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan dan non-partisipan, serta dokumentasi berupa tangkapan layar percakapan dalam permainan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perilaku toxic yang dominan meliputi flaming (umpatan dan kata kasar), trash talking (merendahkan kemampuan pemain lain), blaming (menyalahkan rekan satu tim), sarkasme, serta penggunaan emoji atau simbol secara provokatif.
No other version available