Text
Bahasa dan Kelas Sosial Anak Remaja di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau
Bahasa merupakan sarana utama interaksi sosial yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai cerminan identitas dan posisi sosial penuturnya di masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena keragaman latar belakang ekonomi dan pendidikan di Desa Muara Basung yang diduga memengaruhi variasi penggunaan bahasa di kalangan remaja, seperti penggunaan bahasa gaul, campur kode, dan perubahan tingkat formalitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan variasi penggunaan bahasa berdasarkan kelas sosial, mengidentifikasi perbedaan pilihan gaya bahasa, serta menganalisis pengaruh lingkungan sosial terhadap cara remaja berkomunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas remaja berusia 13–18 tahun yang berdomisili di Jalan Banjaran, Desa Muara Basung. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif dengan mengamati interaksi verbal secara langsung serta melalui dokumentasi berupa rekaman percakapan dan aktivitas media sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa perbedaan kelas sosial—yang mencakup tingkat ekonomi dan pendidikan orang tua—secara signifikan menciptakan pola kebahasaan yang berbeda pada remaja. Sebagai simpulan, penggunaan bahasa di kalangan remaja Desa Muara Basung berfungsi sebagai simbol status yang membentuk identitas diri serta menunjukkan kedekatan atau jarak antar-kelompok sosial tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan sosiolinguistik mengenai hubungan antara struktur sosial dan variasi bahasa.
No other version available