Text
Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna melalui pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann untuk mengungkap hubungan antara struktur karya, fakta kemanusiaan, dan pandangan dunia pengarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena perundungan (bullying) dan krisis kesehatan mental di kalangan generasi muda, yang direpresentasikan dalam karya sastra sebagai refleksi dari realitas sosial kontemporer. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis) dan hermeneutika. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf dalam novel, serta data pendukung dari literatur ilmiah dan wawancara dengan pengarang. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi unsur intrinsik, merekonstruksi fakta kemanusiaan, dan mengeksplorasi pandangan dunia pengarang secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur karya sastra dibangun secara koheren melalui tema eksistensial, alur dialektis, tokoh yang representatif, konflik yang beragam, dan latar sosial perkotaan yang kompetitif. Fakta kemanusiaan yang ditemukan meliputi perundungan, krisis kesehatan mental, dan alienasi (keterasingan) sosial sebagai fenomena kolektif masyarakat modern. Sementara itu, pandangan dunia pengarang mengarah pada humanisme eksistensial yang menekankan empati, penerimaan diri, dan pemaknaan hidup yang sederhana. Secara homologis, terdapat kesesuaian antara struktur karya, realitas sosial, dan kesadaran kolektif generasi muda. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa novel tersebut tidak hanya berfungsi sebagai refleksi sosial, tetapi juga mengkritik budaya kompetitif dan kurangnya kepedulian terhadap kesehatan mental, sekaligus menawarkan nilai-nilai yang lebih humanis dalam bentuk empati dan solidaritas.
No other version available