ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Representasi Ekokritik Bencana dalam Puisi Esai Karya Denny JA, Atas Nama Bencana.
Bookmark Share

Text

Representasi Ekokritik Bencana dalam Puisi Esai Karya Denny JA, Atas Nama Bencana.

KARTIKA - Personal Name; HIDAYATUN NUR - Personal Name;

Penelitian ini mengkaji representasi hubungan manusia dan alam dalam puisi esai Atas Nama Bencana karya Denny JA melalui perspektif ekokritik Lawrence Buell. Selama ini, penelitian mengenai puisi esai Denny JA lebih banyak berfokus pada isu sosial, politik, dan kemanusiaan, sedangkan dimensi ekologis serta representasi lingkungan masih belum banyak dikaji. Selain itu, penerapan kerangka ekokritik Lawrence Buell dalam kajian puisi esai Indonesia kontemporer juga masih relatif terbatas. Berangkat dari kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana nilai-nilai ekologis dan kritik terhadap lingkungan direpresentasikan dalam puisi-puisi tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data berupa kata, frasa, larik, dan bait yang berkaitan dengan isu-isu ekologis dianalisis dari sepuluh puisi esai dalam kumpulan Atas Nama Bencana. Data dikumpulkan melalui teknik membaca secara cermat, pencatatan, dan klasifikasi, kemudian dianalisis berdasarkan empat prinsip ekokritik Lawrence Buell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bencana ekologis tidak hanya direpresentasikan sebagai peristiwa alam, tetapi juga sebagai konsekuensi dari eksploitasi antroposentris dan kelalaian manusia terhadap lingkungan. Ditemukan dua pola utama, yaitu alam direpresentasikan sebagai entitas yang aktif dan mampu merespons tindakan manusia, serta kerusakan lingkungan digambarkan sebagai krisis moral sekaligus krisis sosial. Melalui citraan hutan, sungai, hujan, banjir, dan tanah longsor yang saling berkaitan, puisi-puisi tersebut mengkritik perspektif antroposentris dan mendorong tumbuhnya kesadaran ekologis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kerangka ekokritik Lawrence Buell relevan dalam mengungkap nilai-nilai etika lingkungan yang terkandung dalam sastra Indonesia kontemporer serta menempatkan Atas Nama Bencana tidak hanya sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media kritik ekologis.


Availability
#
Pendidikan Bahasa Indonesia (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan) Indonesia 704.94328 Kar R
ETD6015II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Indonesia 704.94328 Kar R
Language
Indonesia
NPM
226210271
Publisher
Pendidikan Bahasa Indonesia : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
anthropocentrism
contemporary Indonesian literature
ecocriticism
environmental ethics
essay poetry
Lawrence Buell
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?