ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tindak tutur Direktif Dan Pola Bahasa Berbasis Gender Dalam Kolom Komentar Akun Instagram @Menkeuri
Bookmark Share

Text

Tindak tutur Direktif Dan Pola Bahasa Berbasis Gender Dalam Kolom Komentar Akun Instagram @Menkeuri

INDAH SARI - Personal Name; Fatmawati - Personal Name;

Penelitian ini mengkaji tindak tutur direktif dan pola bahasa berbasis gender pada kolom komentar akun Instagram resmi @menkeuri dalam unggahan berjudul "Pertumbuhan Ekonomi yang Solid, Akselerasi Belanja Terus Ditingkatkan." Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur direktif serta menganalisis perbedaan gender dalam penggunaannya dalam konteks komunikasi politik digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data penelitian terdiri dari komentar-komentar yang memuat tindak tutur direktif yang diposting dalam kurun waktu satu bulan setelah unggahan tersebut diterbitkan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan pencatatan, kemudian dianalisis menggunakan klasifikasi tindak tutur direktif menurut Ibrahim (1992). Hasil penelitian menunjukkan adanya 154 tindak tutur direktif yang dikategorikan ke dalam lima bentuk: permintaan (*requestives*, 63,63%), pertanyaan (*questions*, 12,34%), tuntutan (*requirements*, 11,04%), saran (*advisories*, 9,74%), dan pemberian izin (*permissives*, 3,25%), sementara bentuk larangan (*prohibitives*) tidak ditemukan. Fungsi-fungsi yang teridentifikasi meliputi meminta, memohon, memanjatkan doa, bertanya, menuntut, memerintah, menasihati, memperingatkan, mengusulkan, dan menyarankan, dengan fungsi memanjatkan doa sebagai fungsi yang paling dominan. Dari segi gender, warganet laki-laki menghasilkan lebih banyak tuturan direktif dibandingkan warganet perempuan. Pola bahasa laki-laki cenderung lebih asertif dan berorientasi pada tindakan, sedangkan pola bahasa perempuan cenderung menekankan empati, solidaritas, dan kesantunan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola bahasa yang terkait dengan gender dapat memengaruhi cara pengguna menyampaikan aspirasi, kritik, dan tuntutan terkait kebijakan publik dalam komunikasi politik digital.


Availability
#
Pendidikan Bahasa Indonesia (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan) Indonesia 499.221 Ind T
ETD6017II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Indonesia 499.221 Ind T
Language
Indonesia
NPM
226210645
Publisher
Pendidikan Bahasa Indonesia : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
pragmatics
directive speech acts
Instagram Comments
Gender-Based Language
Digital Political Communication
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?