Text
DINI THIYANA LUTHFI
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan penulisan surat dinas di Kantor Desa Kampung Baru tahun 2025 serta menganalisis berbagai faktor yang melatarbelakangi terjadinya kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data dalam penelitian ini berupa arsip surat dinas yang bersumber dari 50 surat keluar di Kantor Desa Kampung Baru tahun 2025. Adapun data dalam penelitian ini berupa kesalahan penulisan surat keluar di Kantor Desa Kampung Baru. Seluruh data diperoleh melalui teknik dokumentasi dan wawancara, kemudian dianalisis merujuk pada teori kesalahan bahasa dalam surat resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 237 data kesalahan berdasarkan sembilan kategori penulisan surat. Kesalahan bahasa dalam isi surat menjadi temuan yang paling dominan dengan frekuensi sebanyak 57 data. Kesalahan signifikan lainnya ditemukan pada penulisan nomor surat (36 data) dan alamat surat (35 data). Secara spesifik, kesalahan pada bagian isi surat mencakup kesalahan penulisan penggunaan huruf kapital, tata kalimat, singkatan umum, penulisan nominal rupiah, penulisan tanda titik dua (:), penulisan akhiran -nya, hingga format penulisan NIP dan nama penandatangan yang tidak sesuai dengan kaidah terbaru. Adapun faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut meliputi hambatan komunikasi dalam memahami instruksi dari instansi tingkat atas, beban kerja yang tumpang tindih (multitasking), belum tersedianya buku panduan khusus tata naskah dinas di kantor desa, serta faktor ketidaktelitian dalam pemilihan diksi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas korespondensi di Kantor Desa Kampung Baru masih memerlukan perbaikan signifikan melalui penyediaan pedoman teknis yang aplikatif serta pelaksanaan pelatihan bimbingan teknis secara berkala bagi perangkat desa.
No other version available