ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGARUH PELAPISAN GRAPHITE PADA PELAT NIKEL MENGGUNAKAN METODE SPRAY SEBAGAI PELAT CONDUCTING PADA FUEL CELL
Bookmark Share

Text

PENGARUH PELAPISAN GRAPHITE PADA PELAT NIKEL MENGGUNAKAN METODE SPRAY SEBAGAI PELAT CONDUCTING PADA FUEL CELL

ABIL HASAN HARKON - Personal Name; Dedikarni - Personal Name;

Pelat bipolar merupakan salah satu komponen utama dan paling mahal pada Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC). Graphite umum digunakan sebagai bahan pelat bipolar karena konduktivitas listriknya yang baik, tetapi memiliki kelemahan bersifat getas, sehingga perlu dipadukan dengan logam seperti nikel yang memiliki kekuatan mekanik lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jumlah penyemprotan campuran graphite dan resin epoxy pada pelat nikel terhadap konduktivitas listrik, mikrostruktur, dan kekuatan bending, serta menghasilkan pelat konduktor yang sesuai untuk aplikasi pelat conducting pada fuel cell. Pelapisan dilakukan dengan metode spray menggunakan komposisi 70% graphite dan 30% resin epoxy, dengan variasi jumlah penyemprotan sebanyak 6, 9, dan 12 kali pada jarak semprot konstan 15 cm. Pengujian yang dilakukan meliputi uji konduktivitas listrik standar ASTM B193, uji kekuatan bending standar ASTM D790 (metode three point bending), serta pengamatan mikrostruktur dan ketebalan spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konduktivitas listrik tertinggi diperoleh pada spesimen dengan 6 kali penyemprotan, yaitu sebesar 41,67 S/cm, kemudian menurun menjadi 33,33 S/cm pada 9 kali penyemprotan dan 23,40 S/cm pada 12 kali penyemprotan. Sebaliknya, nilai kekuatan bending meningkat seiring bertambahnya jumlah penyemprotan, dari 737,8 MPa (6 kali) menjadi 761,9 MPa (9 kali) dan 782,3 MPa (12 kali). Pengamatan mikrostruktur menunjukkan distribusi graphite yang semakin merata dan homogen seiring bertambahnya jumlah penyemprotan, sedangkan ketebalan spesimen meningkat dari 11,12 mm menjadi 12,26 mm. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan berbanding terbalik antara jumlah penyemprotan dengan konduktivitas listrik, serta hubungan berbanding lurus antara jumlah penyemprotan dengan kekuatan bending, sehingga pemilihan jumlah penyemprotan optimal perlu disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi antara performa listrik dan kekuatan mekanik.


Availability
#
Teknik Mesin (Fakultas Teknik) Mesin 001.4 Abi P
ETD6036II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Mesin 001.4 Abi P
Language
Indonesia
NPM
213310734
Publisher
Teknik Mesin : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Graphite
Konduktivitas Listrik
fuel cell
, metode spray
, pelat bipolar nikel
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?