Text
KAJIAN MUTU BETON NORMAL DENGAN AGREGAT KASAR NON BAUKSIT DAN BATU BAUKSIT DI TANJUNGPINANG
Perkembangan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau yang semakin pesat menuntut ketersediaan material konstruksi yang mudah diperoleh dan ekonomis. Mengingat wilayah Kepulauan Riau terdiri atas banyak pulau, pemanfaatan material lokal menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pemilihan bahan konstruksi, terutama dalam upaya meningkatkan efisiensi biaya pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan campuran agregat kasar batu pecah dan batu bauksit terhadap kuat tekan beton mutu normak tanpa bahan tambahan kimia. Agregat lokal yang berasal dari berbagai wilayah di Provinsi Kepulauan Riau digunakan dalam tiga variasi komposisi campuran untuk mengetahui kontribusi masing-masing komposisi terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan benda uji silinder dengan mutu beton yang direncanakan adalah f'c 20 MPa. Parameter utama yang diuji adalah kuat tekan beton karakteristik, serta uji propertis agregat seperti keausan, gradasi, kadar air, bobot isi dan rongga udara, serta berat jenis dan penyerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi gradasi agregat kasar batu pecah dan batu bauksit memiliki pengaruh signifikan terhadap kekuatan tekan beton. Komposisi 1 perbandingan batu pecah 0 % batu bauksit 100 %, Komposisi 2 perbandingan batu pecah 100 % batu bauksit 0 %, dan Komposisi 3 perbandingan batu pecah 50 % batu bauksit 50 %, menghasilkan nilai kuat tekan rata – rata yang berbeda pada umur 28 hari, 35 hari, dan 42 hari. Pada umur 28 hari, komposisi 1 27,65 Mpa, komposisi 2 27,74 Mpa, dan komposisi 3 22,22 Mpa. Bahwa properties yang dimiliki oleh masih – masing material sangat berpengaruh terhadap nilai slump dan nilai kuat tekan beton. Oleh karena itu untuk penelitian berikutnya disarankan untuk memperbanyak pengambilan sampel secara acak mengingat banyak pulau yang tersebar di Kepulauan Riau yang memiliki potensi sumber mineral batu bauksit
No other version available