Text
ANALISIS PENGGUNAAN PASIR LAUT DI KEPULAUAN RIAU SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN ASPAL PANAS JENIS ASPHALT CONCRETE BINDER COURSE (AC-BC) TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
Penyediaan infrastruktur jalan raya yang andal di Provinsi Kepulauan Riau saat ini menghadapi kendala serius akibat keterbatasan ketersediaan agregat batu pecah konvensional lokal. Kondisi geografis wilayah yang terdiri dari gugusan pulau memicu tingginya biaya logistik maritim untuk mendatangkan material dari luar daerah, sehingga berdampak pada pembengkakan anggaran konstruksi. Guna mengatasi permasalahan tersebut, pemanfaatan sumber daya lokal seperti pasir laut dari Pulau Bintan menjadi alternatif yang sangat potensial untuk disubstitusikan sebagai agregat halus dalam campuran beraspal. Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya konstruksi sekaligus menjaga kualitas perkerasan jalan tetap optimal di wilayah kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan teknis serta menganalisis pengaruh variasi substitusi pasir laut sebagai agregat halus terhadap karakteristik campuran aspal panas jenis Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Pendekatan eksperimen laboratorium dilakukan dengan menguji karakteristik Marshall. Pengujian dilakukan pada kadar aspal rencana 5,5% dengan memvariasikan proporsi kombinasi pasir laut dan abu batu, yaitu: 0/100, 20/80, 50/50, 80/20, dan 100/0, serta stabilitas Marshall sisa sebagai indikator durabilitas campuran setelah perendaman selama 24 jam pada suhu 60°C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan pasir laut sebagai agregat halus secara keseluruhan mampu memenuhi ketentuan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Karakteristik volumetrik Marshall terbaik dicapai oleh variasi proporsi 20% pasir laut dan 80% abu batu (20/80). Namun, pada parameter durabilitas, peningkatan persentase pasir laut menurunkan nilai Stabilitas Marshall Sisa hingga di bawah standar minimum 90%, hanya variasi tanpa pasir laut (100% abu batu) yang berhasil memenuhi syarat tersebut.
No other version available