Text
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN POLYACRYLAMIDE (PAM) DAN GRAPHENE OXIDE NANOSHEETS (GONS) TERHADAP THICKENING TIME, VISKOSITAS, DAN FLUID LOSS SEMEN PEMBORAN
ABSTRAK Penyemenan merupakan salah satu tahapan penting dalam operasi pemboran minyak dan gas yang berfungsi untuk memberikan isolasi zona, menopang casing, serta menjaga integritas sumur. Keberhasilan penyemenan sangat dipengaruhi oleh sifat cement slurry, terutama Thickening Time, viskositas, Fluid Loss dan Densitas. Graphene Oxide Nanosheets (GONs) diketahui mampu meningkatkan performa cement slurry. Namun, efektivitasnya masih terbatas oleh kestabilan dispersi yang rendah. Oleh karena itu, GONs dimodifikasi menggunakan Polyacrylamide (PAM) untuk meningkatkan interaksi GONs dengan media slurry sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan karakteristik cement slurry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakterisasi GONs yang dimodifikasi PAM serta pengaruh penambahannya terhadap Thickening Time, viskositas, Fluid Loss dan densitas cement slurry. Penelitian diawali dengan sintesis GONs menggunakan metode Liquid Mechanical Exfoliation (LME), kemudian dimodifikasi menggunakan PAM. Hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan Spectrophotometry UV-Vis dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Selanjutnya, GONs sebesar 0,4% BWOC dan GONs+PAM dengan variasi konsentrasi 0,2%; 0,4%; 0,6%; 0,8%; dan 1% BWOC ditambahkan ke dalam semen kelas G. Cement slurry yang dihasilkan diuji densitas menggunakan Mud Balance, Thickening Time menggunakan Atmospheric Consistometer pada temperatur 140°F, viskositas menggunakan Fann VG Meter, serta Fluid Loss menggunakan LPLT Filter Press. Hasil karakterisasi UV-Vis menunjukkan puncak absorbansi pada panjang gelombang 224 nm dan 261 nm yang mengindikasikan keberhasilan sintesis GONs. Hasil FTIR menunjukkan keberadaan gugus hidroksil (O–H), karbonil (C=O), dan epoksi (C–O), serta munculnya gugus amida I (C=O), amida II (N-H), dan (C–N) pada sampel GONs+PAM yang menandakan keberhasilan proses modifikasi. Hasil pengujian cement slurry menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi GONs+PAM meningkatkan Thickening Time dari 114 menit menjadi 185 menit, viskositas dari 32 cP menjadi 85 cP, dan menurunkan Fluid Loss dari 122 mL/30 menit menjadi 80 mL/30 menit. Modifikasi GONs dengan PAM memberikan pengaruh terhadap karakteristik Cement slurry berupa peningkatan Thickening Time dan viskositas, dan penurunan Fluid Loss. Akan tetapi, pada densitas tidak memberikan pengaruh. Berdasarkan hasil pengujian, konsentrasi GONs+PAM 1% menghasilkan nilai Thickening Time, viskositas tertinggi, dan Fluid Loss terendah dibandingkan variasi konsentrasi lainnya.
No other version available