Text
Pola Komunikasi Keluarga Pada Toxic Parenting Di Kalangan Remaja Desa Tanah Merah
Komunikasi keluarga berperan penting dalam membentuk hubungan orang tua dan anak, khususnya pada masa remaja. Pola komunikasi yang tidak sehat dapat memicu terjadinya toxic parenting yang berakibatkan pada kondisi psikologis remaja. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga pada toxic parenting di kalangan remaja Desa Tanah Merah. Studi ini menerapkan metode deskriptif kualitatif, mengumpulkan informasi lewat wawancara mendalam serta studi dokumen. Lima orang tua (Ibu) beserta lima remaja dipilih sebagai narasumber utama. Proses pengolahan data mencakup penyederhanaan informasi, paparan temuan, serta penyusunan inferensi, semuanya berbasis pada Teori Pola Komunikasi Keluarga (TPKK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dominan adalah pola protektif dan laissez-faire, yang ditandai dengan komunikasi satu arah, minimnya keterbukaan, dan kurangnya dukungan emosional. Dampaknya, remaja merasa tertekan, kurang percaya diri, dan sulit mengekspresikan perasaan. Studi ini menyimpulkan bahwa toxic parenting merupakan akibat dari pola komunikasi keluarga yang tidak sehat dan berlangsung secara berulang.
No other version available