Text
Self Disclosure Generasi Z Di Fitur Close Friend Instagram
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mengalami percepatan yang signifikan hal ini menjadi fenomena pemicu pergeseran dari teknologi komunikasi konvensional menuju era digital yang serba modern. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi digital, muncul cara baru bagi individu dalam berinteraksi dan berkomunikasi,terutama bagi Generasi Z, yang dikenal sebagai "penduduk asli era digital" atau "digital natives". Generasi ini terdiri dari individu yang lahir dalam rentang tahun 1997 hingga 2012. Gen z ini memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan cepat dengan perangkat digital dan perangkat ini tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk belajar, mencari hiburan yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi, berkomunikasi, bahkan menyampaikan informasi tentang dirinya kepada individu lainnya. Proses penyampaian informasi mengenai dirinya sendiri atau biasanya disebut Self disclosure (Pengungkapan Diri). Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis bagaimana generasi z melakukan praktik Self disclosure pada fitur close friend instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu jenis penelitian yang dilakukan secara menyeluruh terhadap suatu kasus. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa gen z menganggap fitur close friend sebagai ruang yang aman dan nyaman untuk melakukan praktik self disclosure. Lalu terdapat sedikit perbedaan para informan dalam melakukan self disclosure di media sosial khususnya di fitur close friend instagram, baik dari segi bentuk, cara penyampaiannya, hingga tingkat keterbukannnya.
No other version available