Text
PENGARUH TRANSFORMASI DIGITAL DAN KOMPETENSI DIGITAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN RESILIENSI DI TEMPAT KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BENGKALIS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja pegawai dalam menghadapi transformasi digital di sektor publik, khususnya pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis. Penerapan sistem digital seperti e-kinerja dan presensi online telah menunjukkan adanya peningkatan kinerja pegawai. Namun demikian, peningkatan tersebut perlu dipahami lebih lanjut dalam kaitannya dengan transformasi digital dan kompetensi digital pegawai, serta peran resiliensi di tempat kerja dalam mendukung kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital dan kompetensi digital terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran resiliensi di tempat kerja sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Sampel penelitian berjumlah 110 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital dan kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi di tempat kerja dan kinerja pegawai. Resiliensi di tempat kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, transformasi digital dan kompetensi digital berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja pegawai melalui resiliensi di tempat kerja sebagai variabel intervening. Dengan demikian, resiliensi di tempat kerja terbukti mampu memediasi hubungan antara transformasi digital dan kompetensi digital terhadap kinerja pegawai, sehingga penguatan kompetensi digital dan kemampuan adaptasi pegawai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan transformasi digital dan peningkatan kinerja organisasi.
No other version available