Text
Strategi Guru Dalam Menerapkan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Pada Pembelajaran IPAS di SDN 160 Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam menerapkan pembelajaran
mendalam (deep learning) pada pembelajaran IPAS kelas III di SDN 160
Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
naturalistik untuk memperoleh gambaran nyata mengenai proses perencanaan,
pelaksanaan, dan respons siswa terhadap pembelajaran. Data dikumpulkan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model
Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menerapkan pembelajaran
mendalam dilakukan melalui pendekatan kontekstual, penggunaan media interaktif,
pembelajaran berbasis pengalaman, diskusi dan tanya jawab, penyampaian tujuan
pembelajaran, serta pemberian motivasi dan variasi kegiatan. Strategi tersebut
mendukung terbentuknya mindful learning, meaningful learning, dan joyful
learning. Siswa mulai mampu memahami materi, menjelaskan kembali isi
pembelajaran, mengaitkan konsep dengan kehidupan nyata, menunjukkan
antusiasme, serta berpartisipasi dalam diskusi. Namun, penerapan pembelajaran
mendalam belum sepenuhnya merata karena masih terdapat siswa yang pasif dan
membutuhkan bimbingan. Dengan demikian, strategi guru berperan penting dalam
menciptakan pembelajaran IPAS yang aktif, bermakna, menyenangkan, dan
reflektif. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kompetensi guru, pemilihan
strategi adaptif, serta pengelolaan kelas yang konsisten agar pembelajaran
mendalam dapat diterapkan lebih optimal pada berbagai karakteristik siswa di
sekolah dasar secara berkelanjutan
No other version available