ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of MEKANISME PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DI MALAM HARI DI WILAYAH HUKUM POLSEK TUALANG
Bookmark Share

Text

MEKANISME PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DI MALAM HARI DI WILAYAH HUKUM POLSEK TUALANG

ALDI IRWANSYAH - Personal Name; Zulkarnain - Personal Name;

Pencurian pada malam hari merupakan salah satu tindak pidana yang sering terjadi dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Kejahatan ini termasuk dalam kategori pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Di wilayah hukum Polsek Tualang, kasus pencurian pada malam hari masih sering terjadi sehingga diperlukan upaya penegakan hukum yang efektif untuk menanggulanginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian di malam hari di wilayah hukum Polsek Tualang serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif analitis. Lokasi penelitian dilakukan di Polsek Tualang Kabupaten Siak. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif serta ditarik kesimpulan dengan metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian di malam hari di wilayah hukum Polsek Tualang dilakukan melalui tahapan penyelidikan, penyidikan, penetapan tersangka, pelimpahan berkas perkara kepada kejaksaan hingga proses penuntutan sesuai dengan ketentuan KUHAP. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian di malam hari antara lain faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor penegak hukum, dan faktor pendidikan. Adapun hambatan yang dihadapi dalam penegakan hukum meliputi kurangnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya jumlah personel kepolisian, serta keterbatasan anggaran operasional. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian di malam hari di wilayah hukum Polsek Tualang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat berbagai hambatan internal maupun eksternal yang mempengaruhi efektivitas penegakan hukum.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 345.03 Ald M
ETD6165II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 345.03 Ald M
Language
Indonesia
NPM
221010352
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Tindak Pidana
Pencurian
Penegak Hukum
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?