Text
pengaruh pembelajaran berbasis STEM terhadap kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah pertama Islam Riau Global Terpadu Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dampak pembelajaran berbasis STEM terhadap kreativitas belajar siswa di SMP IRGT Pekanbaru. Dasar penelitian ini berasal dari fenomena minimnya kreativitas belajar di kalangan pelajar, yang terlihat dari sikap siswa yang mengalami kesulitan menghasilkan ide orisinal, mengembangkan solusi inovatif, serta cenderung bergantung pada cara tidak pantas seperti menjiplak dan meniru jawaban teman. Pembelajaran berbasis STEM dianggap sebagai elemen kunci pembentuk kreativitas belajar pada siswa. Pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional diterapkan dalam penelitian ini. Populasi mencakup seluruh siswa kelas IX berjumlah 48 orang, dan keseluruhan populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan 15 butir pernyataan variabel X dan 20 butir pernyataan variabel Y. Uji validitas serta reliabilitas menyatakan semua butir angket valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha pembelajaran berbasis STEM = 0,911 dan kreativitas belajar = 0,936). Analisis data mengindikasikan tingkat pembelajaran berbasis STEM siswa berada di kategori “sangat baik” dengan persentase 85%, sementara kreativitas belajar juga “sangat baik” sebesar 83%. Berdasarkan uji regresi linear sederhana, nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dengan koefisien determinasi (R²) 0,739 atau 73,9%, menandakan pembelajaran berbasis STEM secara signifikan mempengaruhi kreativitas belajar siswa dengan kekuatan pengaruh Kuat. Sebagian 26,1% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar variabel penelitian. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis STEM terbukti berpengaruh signifikan terhadap kreativitas belajar siswa. Temuan ini menyiratkan pentingnya penguatan pembelajaran berbasis STEM untuk membentuk kemampuan kreativitas belajar siswa secara optimal.
No other version available