Text
INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS PENGELOLAAN PENDAPATAN PEKANBARU KOTA BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI RIAU
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis Inovasi pelayanan publik pada Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Pekanbaru Kota Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau dan mengetahui faktor kendala dalam inovasi pelayanan pembayaran pajak melalui layanan drive thru. Pengembangan Sistem Drive Thru ini dilatar belakangi dengan semangat reformasi birokrasi yang mencoba mengakomodir tuntutan dari masyarakat pemilik kendaraan, banyaknya calo atau perantara yang menawarkan jasa pengurusan. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, obsevasi, dan dokumentasi dengan menggunakan teknis Analisa Data yaitu Deskriptif Kualitatif. Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa penerapan inovasi pelayanan publik pada layanan Drive Thru di Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Pekanbaru Kota Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau sudah dilaksanakan dengan baik dan efisien, hal ini dapat dari 5 (lima) indikator inovasi pelayanan menurut teori Rogers yang sudah terpenuhi yaitu : Relative Advantage (Keuntungan Relatif), dengan adanya kenaikan jumlah pengguna layanan samsat drive thru sehingga mampu mendorong Pajak Asli Daerah Provinsi Riau; Compability (Kesesuaian), sudah sesuai dengan keinginan masyarakat dimana selain prosedur dan mekanismenya yang mudah dan pelayanan bisa cepat sudah sesuai dengan SOP; Complexity (Tingkat Kerumitan) bahwa layanan inovasi drive thru inovasi menawarkan cara yang lebih baru dan lebih baik maka tingkat kerumitan pada umumnya tidak menjadi masalah yang penting; Triability (Kemungkinan dicoba), mempunyai keuntungan atau nilai lebih dibandingkan dengan pelayanan pembayaran pajak secara manual; Observability (kemudahan diamati), layanan drive thru telah memberikan manfaat kepada masyarakat. Ada beberapa kendala dalam penerapan inovasi pelayanan drive thru pada Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Pekanbaru Kota Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau yaitu oleh faktor Sistem dan Jaringan, Jenis Pajak Terbatas, Layanan ini hanya melayani pengesahan STNK tahunan, dan Masalah administrasi kendaraan, Upaya yang dapat dilakukan dengan digitalisasi dan Integrasi Sistem dan perluasan cakupan layanan. Saran untuk inovasi selanjutnya, jika memungkinkan di layanan samsat drive thru Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau, memperbanyak layanan yang bisa di selesaikan seperti bisa mengganti plat, bea pajak, karena keterbatasan ini wajib pajak jarang menggunakan layanan samsat drive thru
No other version available