Text
STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang berasal dari Bappeda, BPS, Dinas Sosial, TKPK, pakar perencanaan daerah, dan masyarakat miskin. Analisis menggunakan konsep strategi publik Geoff Mulgan yang meliputi purposes, environments, directions, actions, dan learning, kemudian dipadukan dengan analisis SWOT untuk merumuskan strategi prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan penanggulangan kemiskinan belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi target bersama berbasis rumah tangga dan wilayah prioritas. Pemerintah telah memahami tantangan geografis kepulauan, keterbatasan pelayanan dasar, rendahnya kesempatan kerja, fluktuasi komoditas, dan migrasi pekerja, namun respons program masih bersifat sektoral. Program yang dilaksanakan telah mencakup perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur, tetapi dukungan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat masih rendah. Pada tahun 2025, alokasi anggaran peningkatan pendapatan hanya mencapai 5,25 persen dari total anggaran penanggulangan kemiskinan dengan realisasi 54,84 persen. Monitoring dan evaluasi juga belum berorientasi pada perubahan kesejahteraan penerima manfaat. Penelitian ini merekomendasikan strategi Konvergensi Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Rumah Tangga dan Klaster Kepulauan melalui penguatan integrasi data, tata kelola kolaboratif, peningkatan pendapatan, pemerataan pelayanan dasar, integrasi pembiayaan, serta monitoring berbasis hasil
No other version available