Text
MENGANALISIS EFEKTIVITAS GRAPHENE OXIDE NANOSHEET YANG DISINTESIS MENGGUNAKAN METODE HUMMER'S SEBAGAI DEMULSIFIER EMULSI O/W
Dalam industri minyak dan gas, pembentukan emulsi oil in water (O/W) selama proses produksi minyak dapat menjadi permasalahan. Adanya kandungan minyak dalam air dapat menyebabkan scale dan korosi pada peralatan produksi seperti pompa dan pipa. Untuk memecahkan emulsi O/W yang sudah terjadi dilakukan proses demulsifikasi menggunakan nanomaterial Graphene Oxide Nanosheet (GONs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil sintesis GONs metode Hummer’s, analisis volume minyak dan air yang terpisah setelah menggunakan Graphene Oxide Nanosheet (GONs) sebagai demulsifier serta menganalisis water quality berupa oil content dan kandungan ion pembentuk scale dan korosi. GONs disintesis menggunakan metode Hummer’s dan dilakukan uji karakterisasi dengan FTIR, UV-Vis, SEM-EDS, dan XRD. Hasil uji FTIR menunjukkan terbentuknya gugus fungsi -OH, C=O, C=C, dan C-O yang menunjukkan keberhasilan sintesis GONs. Karakterisasi UV-Vis menunjukkan puncak pada 252 nm, hal ini membuktikan bahwa material tersebut adalah GONs. Hasil SEM menunjukkan morfologi lembaran tipis berlapis (nanosheet), sedangkan EDS menunjukkan adanya unsur karbon (C) dan oksigen (O) yang merupakan komponen utama penyusun GONs. Hasil XRD menunjukkan terbentuknya GONs yang ditandai dengan munculnya puncak difraksi pada 2? = 12,333°. Pengujian demulsifikasi dilakukan menggunakan metode bottle test dengan variasi konsentrasi GONs 50, 100, 150, 200, dan 250 ppm selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi GONs meningkatkan efektivitas demulsifikasi, dimana volume minyak terpisah meningkat dari 11 ml pada konsentrasi 50 ppm menjadi 18 ml pada konsentrasi 250 ppm, volume air terpisah masing-masing 29 ml dan 22 ml . Penambahan GONs mampu menurunkan nilai oil content dari 19,12 ppm menjadi 12,28 ppm. Analisis kualitas air menunjukkan bahwa GONs mengurangi ion pembentuk scale dan korosi yang ditunjukkan oleh penurunan ion karbonat (CO?) dari 22,38 ppm menjadi
No other version available