Text
ANALISIS KINERJA EKSTRAK KULIT JENGKOL (ARCHIDENDRON PAUCIFLORUM) SEBAGAI INHIBITOR CaCO3 PADA PRODUKSI MIGAS: OPTIMASI WAKTU DAN PERENDAMAN UNTUK EFEKTIVITAS MAKSIMUM
Pembentukan endapan scale kalsium karbonat (CaCO3) merupakan permasalahan utama dalam produksi minyak dan gas bumi yang dapat menurunkan efisiensi sistem. Penggunaan inhibitor kimia seperti EDTA 2Na efektif, namun kurang ramah lingkungan, sehingga diperlukan alternatif berupa inhibitor organik seperti ekstrak kulit jengkol (Archidendron pauciflorum) yang mengandung senyawa tanin dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan tanin menggunakan metode UV-Vis, mengkaji pengaruh variasi volume ekstrak (75 mL, 80 mL, dan 85 mL) serta waktu perendaman (60, 120, dan 180 menit) terhadap reduksi scale CaCO3, serta menentukan kondisi optimum. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan ekstraksi maserasi, analisis UV-Vis, dan karakterisasi scale menggunakan XRF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit jengkol mampu mereduksi scale CaCO3 dengan kondisi optimum pada volume 80 mL dan waktu 180 menit dengan efektivitas sebesar 4%. Sementara itu, EDTA 2Na menunjukkan efektivitas lebih tinggi hingga 62,5%. Dengan demikian, ekstrak kulit jengkol berpotensi sebagai bio-inhibitor ramah lingkungan, meskipun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya.
No other version available