Text
GAMBARAN CYBERBULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI X PEKANBARU
Kurangnya perhatian pada penelitian mengenai keterlibatan anak usia sekolah dasar dalam cyberbullying, baik sebagai pelaku, korban, maupun sebagai saksi. Menjadikan dasar dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran cyberbullying pada siswa Sekolah Dasar Negeri x Pekanbaru. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Melibatkan 148 siswa pada salah satu sekolah dasar di Pekanbaru (M = 11 Tahun, SD = 0,87). Dalam pengolahan data, peneliti menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan sekitar 46,7% (N=69) siswa yang melaporkan menjadi korban salah satu atau lebih jenis perilaku cyberbullying, 29,7% (N=44) melakukan satu atau lebih jenis perilaku cyberbullying, dan 50,7% (N=75) menyaksikan satu atau lebih jenis perilaku cyberbullying diantara teman-temannya, selama enam bulan terakhir. Siswa kelas VI terlihat lebih banyak terlibat dalam cyberbullying. Bentuk perilaku yang paling sering dilakukan adalah flaming, online harassment, dan impersonation.
No other version available