Text
GAMBARAN IMPULSIVITAS PADA ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI SENTRA ABISEKA PEKANBARU
Impulsivitas merupakan kecenderungan bertindak cepat tanpa mempertimbangkan konsekuensi dan berkaitan dengan perilaku menyimpang pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan impulsivitas pada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Abiseka Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang diperkaya dengan wawancara kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 12 penerima manfaat dengan masa pembinaan 3–12 bulan. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan beberapa ABH dan satu pekerja sosial. Hasil penelitian menunjukkan impulsivitas ABH berada pada kategori sedang, ditandai dengan perilaku impulsif yang lebih sering muncul dalam situasi tekanan emosional, konflik interpersonal, dan pengaruh teman sebaya. Temuan ini menunjukkan bahwa anak tersebut masih memiliki kemampuan mengendalikan diri, meskipun belum berkembang secara optimal. Perilaku impulsif yang dominan bersifat didorong oleh emosi serta kecenderungan kurang melakukan perencanaan. Namun, proses pembinaan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kontrol diri sebagian anak.Impulsivitas merupakan kecenderungan bertindak cepat tanpa mempertimbangkan konsekuensi dan berkaitan dengan perilaku menyimpang pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan impulsivitas pada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Abiseka Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang diperkaya dengan wawancara kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 12 penerima manfaat dengan masa pembinaan 3–12 bulan. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan beberapa ABH dan satu pekerja sosial. Hasil penelitian menunjukkan impulsivitas ABH berada pada kategori sedang, ditandai dengan perilaku impulsif yang lebih sering muncul dalam situasi tekanan emosional, konflik interpersonal, dan pengaruh teman sebaya. Temuan ini menunjukkan bahwa anak tersebut masih memiliki kemampuan mengendalikan diri, meskipun belum berkembang secara optimal. Perilaku impulsif yang dominan bersifat didorong oleh emosi serta kecenderungan kurang melakukan perencanaan. Namun, proses pembinaan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kontrol diri sebagian anak.
No other version available