Text
Penegakan Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau
Penyalahgunaan narkotika yang melibatkan anak sebagai pelaku merupakan permasalahan yang memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini dilatar belakangi oleh semakin banyak kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anak-anak di Provinsi Riau menunjukkan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman besar bagi generasi muda. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu: 1.bagaimana penegakan hukum terhadap anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, 2. apa saja hambatan dalam penegakan hukum terhadap anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penegakan hukum terhadap anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau serta mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris (sosiologis) dengan sifat deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Data diperoleh melalui wawancara dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode penarikan kesimpulan deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. dilaksanakan melalui penyelidikan dan penyidikan khusus anak dengan mengutamakan perlindungan hak-hak anak, pendampingan oleh orang tua atau wali dan Balai Pemasyarakatan (Bapas), dan penerapan diversi, rehabilitasi, dan restorative justice. Untuk melaksanakannya, ada beberapa tantangan yaitu, termasuk kurangnya pemahaman oleh keluarga dan masyarakat tentang bagaimana menangani anak yang berhadapan dengan hukum, dampak lingkungan sosial dan pergaulan anak yang meningkatkan kemungkinan pengulangan tindak pidana, masalah dalam pemberkasan kasus, dan kesulitan untuk mengidentifikasi anak yang diperlukan untuk proses penyidikan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan anak, diperlukan kerja sama yang lebih baik antara aparat penegak hukum, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.
No other version available