Text
Rancang Bangun Alat Pengering Ikan Patin Menggunakan Bahan Bakar Biomassa
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi kinerja alat pengering ikan patin menggunakan bahan bakar biomassa yang dilengkapi dengan sistem penukar kalor tidak langsung (indirect heat exchanger). Sistem pengering ini dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan metode pengeringan konvensional yang mengandalkan sinar matahari, yang sangat bergantung pada kondisi cuaca serta rentan terhadap kontaminasi produk. Sistem ini terdiri atas ruang pembakaran biomassa, penukar kalor, blower, dan ruang pengering. Kinerja alat pengering dievaluasi melalui analisis struktur, pengujian kinerja termal, dan pengujian proses pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan lentur maksimum yang terjadi sebesar 38,7 MPa, yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan kekuatan luluh (yield strength) baja struktural. Defleksi maksimum yang terjadi sebesar 1,23 mm, sedangkan faktor keamanan mencapai 6,2, sehingga menunjukkan bahwa struktur alat aman untuk dioperasikan. Sistem pembakaran biomassa berhasil menghasilkan dan mentransfer udara panas ke dalam ruang pengering melalui penukar kalor. Hasil pengujian eksperimental menunjukkan bahwa alat pengering mampu mengeringkan hingga 30 kg ikan patin dalam satu siklus pengeringan. Penggunaan blower meningkatkan distribusi udara panas sehingga keseragaman proses pengeringan di dalam ruang pengering menjadi lebih baik. Sistem pengering yang dikembangkan memberikan alternatif yang praktis dan ramah lingkungan bagi industri pengolahan ikan melalui pemanfaatan energi biomassa sebagai sumber energi terbarukan.
No other version available