Text
Hubungan Antara Intensitas Menonton Drama dan Regulasi Emosi pada Mahasiswa
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas menonton drama dan regulasi emosi pada dewasa awal. Perkembangan media digital telah menjadikan aktivitas menonton drama sebagai salah satu bentuk hiburan yang banyak diminati dewasa awal. Selain sebagai sarana hiburan, drama juga dapat memberikan pengalaman emosional yang berpotensi memengaruhi kemampuan individu dalam mengelola emosinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 104 dewasa awal berusia 20–25 tahun yang memiliki kebiasaan menonton drama, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Intensitas Menonton Drama dan Skala Regulasi Emosi, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas menonton drama dan regulasi emosi dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,320 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas menonton drama, maka semakin tinggi pula regulasi emosi pada dewasa awal. Sebaliknya, semakin rendah intensitas menonton drama, maka semakin rendah regulasi emosi yang dimiliki. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas menonton drama dapat berperan sebagai salah satu sarana yang mendukung pengembangan kemampuan regulasi emosi apabila dilakukan secara adaptif dan tidak berlebihan. Kata Kunci: intensitas menonton drama, regulasi emosi, dewasa awal.
No other version available