Text
Analisa Stabilitas Dinding Penahan Tebing Terhadap Faktor Aman Bidang Longsor Pada Beban Kendaraan: Studi Kasus Perkuatan Tebing Sungai Rokan
Lokasi yang menjadi titik tanah longsor saat ini memang cukup rawan. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari peran pemerintah Desa Sei Rokan Kab. Rokan Hulu Kel. Kota Lama Kec. Kunto Darussalam, Provinsi Riau, dilakukan perkuatan agar dapat mendukung tanah pada jalan dan berfungsi untuk menahan tanah serta mencegah dari bahaya kelongsoran baik akibat tekanan air, berat tanah maupun beban yang melintasi jalan. Jika tidak segera diatasi maka akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Penelitian ini mengidentifikasi faktor penyebab kelongsoran pada dinding penahan tanah desa Sei. Rokan mengevaluasi faktor keamanan (FoS) sebelum dan sesudah perkuatan. Analisis dilakukan dengan PLAXIS (elemen hingga) dan perhitungan Plaxis. Penyebebab utama adalah beban kendaraan yang berlebih, kenaikan muka air tanah, dan lapisan lemah. Setelah Perkuatan Fos meningkat sehingga memenuhi kriteria kestabilan. Penelitian ini dilakukan dengan mengacu pada SNI 8460:2017. Persyaratan perancangan geoteknik, menggunakan perhitungan metode elemen hingga bantuan software plaxis 2023, untuk perhitungan manual Metode Bishop (Simplified Bishop method). Dalam penelitian ini dilakukan pengumpulan data dengan data sekunder yang melalui literatur yang berhubungan dengan permasalahan yang ditinjau dan data geoteknik dari CV. Uniform Consult. Berdasarkan hasil analisis, stabilitas lereng eksisting menggunakan perhitungan manual metode Bishop didapatkan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,122 < 1,5. Dan hasil analisis menggunakan Metode Elemen Hingga (MEH) dengan software PLAXIS 2D pada kondisi tanpa perkuatan didapat SF sebesar 1,419 1,5. Dengan demikian, lereng perkuatan dinyatakan aman dan memenuhi persyaratan karena telah melebihi batas minimum faktor keamanan sebesar 1,5 sesuai standar SNI 8460:2017.
No other version available