Text
Hubungan Dukungan Sosial dan Subjective-Well Being pada Mahasiswa di Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan subjective well-being pada mahasiswa di Pekanbaru. Subjective well-being merupakan evaluasi individu terhadap kualitas kehidupannya yang mencakup kepuasan hidup, afek positif, dan afek negatif. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan subjective well-being adalah dukungan sosial yang diperoleh dari keluarga, teman, dan orang terdekat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 228 mahasiswa aktif yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Pekanbaru dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang dikembangkan oleh Zimet et al. (1988) untuk mengukur dukungan sosial, serta skala Subjective Well-Being yang diadaptasi dari BBC Subjective Well-Being Scale yang dikembangkan oleh Pontin et al. (2013). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan subjective well-being pada mahasiswa di Pekanbaru dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,548 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat subjective well-being yang dimiliki. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial yang diterima, maka semakin rendah tingkat subjective well-being mahasiswa. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Kata kunci: dukungan sosial, subjective well-being, mahasiswa, pekanbaru.
No other version available