Text
Pengaruh Intensitas Media Sosial Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa
Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas akademik yang dapat menghambat proses belajar mahasiswa. Salah satu faktor yang diduga mempengaruhi perilaku tersebut adalah tingginya intensitas penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas media sosial terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi. Sampel penelitian berjumlah 150 mahasiswa aktif dari tiga universitas di Kota Pekanbaru, yaitu Universitas Riau (UNRI), Universitas Islam Riau (UIR), dan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala intensitas media sosial dan skala prokrastinasi akademik, kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara intensitas media sosial terhadap prokrastinasi akademik, dengan nilai R sebesar 0,508 dan nilai t hitung sebesar 7,171 pada signifikansi 0,000 (p < 0,05). Nilai R Square sebesar 0,258 menunjukkan bahwa intensitas media sosial memberikan kontribusi sebesar 25,8% terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa. Hal ini berarti semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin tinggi pula prokrastinasi akademik yang dialami mahasiswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian ini diterima, yaitu terdapat pengaruh positif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa.
No other version available