Text
PENGARUH VARIASI JENIS ASAM TERHADAP LAJU ALIR PRODUKSI PADA PROSES MATRIX ACIDIZING DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK SIMULASI RESERVOIR
Matrix acidizing merupakan salah satu metode stimulasi sumur yang bertujuan memperbaiki permeabilitas formasi dan meningkatkan laju produksi minyak, khususnya pada reservoir karbonat dengan nilai skin positif. Penelitian ini dilakukan pada sumur X yang memiliki permeabilitas rendah sehingga memerlukan perlakuan stimulasi. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak CMG dengan memvariasikan jenis asam, yaitu HCl sebagai asam kuat dan CH?COOH sebagai asam organik lemah dengan beberapa variasi konsentrasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi asam mampu menurunkan nilai skin dan meningkatkan laju produksi awal. Dapat dilihat HCl mampu meningkatkan produksi awal secara signifikan, dari 59.3 bbl/day pada konsentrasi 5% hingga 70 bbl/day pada konsentrasi 25%. Namun, penurunan oil rate lebih cepat dengan decline 33-38% dalam 10 tahun. Sebaliknya CH?COOH menghasilkan peningkatan produksi lebih moderat, yaitu 58-64 bbl/day, dengan penurunan lebih kecil (32-36%) sehingga cumulative oil lebih stabil. HCl memberikan poduksi yang lebih tinggi, namun penurunan produksinya lebih cepat, sedangkan CH?COOH menghasilkan peningkatan yang lebih moderat dengan penurunan produksinya lebih kecil sehingga Cumulative oil lebih stabil. Perbedaan karakteristik ini menegaskan bahwa pemilihan jenis asam harus mempertimbangkan reaktivitas, kedalaman penetrasi, risiko korosi serta kestabilan hasil produksi jangka panjang.
No other version available