Text
Studi Simulasi Dan Optimasi Ukuran Slug Injeksi ASP (Alkali-Surfactant-Polymers) Pada Mekanisme Surfactan Anionic Alkyl Ethoxy Carboxylate (AEC) Untuk meningkatkan Perolehan Minyak
Sebagian besar reservoir minyak masih menyisakan minyak residu setelah tahap produksi primer dan sekunder akibat tingginya interfacial tension (IFT) dan rendahnya efisiensi penyapuan. Salah satu metode Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) yang efektif adalah Alkali-Surfactant-Polymer (ASP) flooding, yang bekerja melalui sinergi alkali, surfaktan, dan polimer untuk menurunkan IFT, meningkatkan viskositas fluida, serta memperbaiki mobility ratio dan sweep efficiency. Keberhasilan metode ini dipengaruhi oleh ukuran slug yang diinjeksikan. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi ukuran slug injeksi ASP menggunakan surfaktan anionik Alkyl Ethoxy Carboxylate (AEC) melalui simulasi numerik CMG STARS pada reservoir batu pasir heterogen. Optimasi dilakukan pada variasi ukuran slug 0.2–1.2 PV dengan mengevaluasi recovery factor, viskositas, IFT, adsorpsi polimer, dan adsorpsi surfaktan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan ukuran slug dari 0.2 PV menjadi 1.2 PV meningkatkan recovery factor dari 67,80% menjadi 83,63%. Parameter yang paling dipengaruhi adalah IFT, yang menurun dari 0,058 menjadi 0,008 dyne/cm, disertai kemampuan mempertahankan viskositas polimer sekitar 21 cP lebih lama. Kondisi tersebut meningkatkan sweep efficiency dan mobilisasi minyak residu, sehingga slug 1,2 PV ditetapkan sebagai ukuran optimum karena menghasilkan distribusi bahan kimia yang lebih efektif dan recovery factor tertinggi.
No other version available