Text
Pengaruh campuran variasi serat tebu dan serat daun nanas dengan matriks epoxy terhadap kekuatan mekanik komposit
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi campuran serat tebu dan serat daun nanas dengan matriks epoxy terhadap kekuatan mekanik komposit serta menentukan komposisi terbaik berdasarkan hasil pengujian bending dan impact. Komposit dibuat menggunakan metode hand lay up dengan orientasi serat acak dan perlakuan alkali selama 2 jam. Variasi komposisi yang digunakan yaitu 20% serat tebu : 30% serat daun nanas : 50% resin epoxy, 25% : 25% : 50%, dan 30% : 20% : 50%. Pengujian dilakukan berdasarkan standar ASTM D790 untuk uji bending dan ASTM D6110 untuk uji impact, serta dilakukan pengamatan visual (makro) terhadap mekanisme patahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi serat berpengaruh terhadap kekuatan mekanik komposit. Nilai kekuatan bending tertinggi diperoleh pada komposisi 20% serat tebu, 30% serat daun nanas, dan 50% resin epoxy dengan nilai rata-rata sebesar 50,06 MPa. Sementara itu, nilai impact tertinggi diperoleh pada komposisi yang sama. Hasil pengamatan makro menunjukkan mekanisme patahan didominasi oleh fiber pull out yang mengindikasikan adanya pelemahan ikatan antara serat dan matriks saat menerima pembebanan. Dengan demikian, variasi komposisi serat tebu dan serat daun nanas berpengaruh terhadap sifat mekanik komposit, dan komposisi 20% serat tebu : 30% serat daun nanas : 50% resin epoxy memberikan karakteristik mekanik terbaik pada penelitian ini.
No other version available