Text
ANALISIS PENGARUH WATER CUT TERHADAP VLP DAN PRESSURE LOSS PADA SUMUR X MENGGUNAKAN PIPESIM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh water cut terhadap Vertical Lift Performance (VLP), pressure loss, dan performa aliran fluida pada Sumur X menggunakan perangkat lunak PIPESIM. Sumur tua umumnya mengalami penurunan tekanan reservoir dan peningkatan produksi air, sehingga kemampuan alir fluida menuju permukaan semakin menurun. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi numerik dengan pendekatan Nodal analysis. Variasi water cut yang dianalisis adalah 80%, 85%, 90%, dan 95% dengan tiga ukuran tubing, yaitu 27/8 inch, 31/2 inch, dan 4 1/2 inch. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan water cut menyebabkan kurva VLP bergeser ke tekanan yang lebih tinggi, meningkatkan pressure loss, dan menurunkan laju produksi fluida. Pada tubing 27/8 inch, laju produksi turun dari 4.236,21 STB/d pada water cut 80% menjadi 1.971,19 STB/d pada water cut 95%. Pada tubing 31/2 inch, laju produksi turun dari 5.558,94 STB/d menjadi 2.068,81 STB/d. Pada tubing 41/2 inch, laju produksi turun dari 6.792,97 STB/d menjadi 1.836,90 STB/d. Tubing 41/2 inch menghasilkan performa terbaik pada water cut 80% sampai 90%, sedangkan tubing 31/2 inch lebih stabil pada water cut 95%. Dengan demikian, peningkatan water cut terbukti menjadi faktor utama yang menurunkan performa produksi sumur tua, sedangkan pemilihan diameter tubing perlu disesuaikan dengan kondisi kandungan air dan karakteristik aliran fluida.
No other version available