Text
Smart ward sytem berbasis internet of things ( Studi kasus: Puskesmas utama tambusai utara)
Perkembangan teknologi di bidang kesehatan menuntut adanya sistem yang mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan medis. Salah satu permasalahan yang sering terjadi di rumah sakit adalah pemantauan kondisi pasien yang masih dilakukan secara manual, seperti pengecekan kapasitas infus, serta belum adanya sistem terintegrasi untuk mendeteksi kondisi darurat seperti asap, kebakaran, dan kebutuhan bantuan pasien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Smart Ward berbasis Internet of Things (IoT) dengan integrasi berbagai sensor dan perangkat komunikasi untuk mendukung pemantauan pasien secara real-time. Sistem yang dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor load cell untuk memonitor kapasitas infus, sensor MQ-2 untuk mendeteksi asap, sensor flame untuk mendeteksi api, serta tombol darurat sebagai media permintaan pasien. Data dari seluruh sensor diolah oleh sistem dan dikirimkan melalui jaringan internet ke platform monitoring serta terintegrasi dengan aplikasi Telegram sebagai media notifikasi kepada tenaga medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Smart Ward berbasis IoT dengan integrasi sensor dan sistem notifikasi ini mampu melakukan pemantauan kondisi pasien secara real-time serta memberikan peringatan dini secara cepat ketika terjadi kondisi abnormal, seperti infus hampir habis, terdeteksi asap atau api, serta saat tombol darurat ditekan. Dengan adanya sistem integrasi ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja tenaga medis serta keselamatan pasien di lingkungan rumah sakit.
No other version available