Text
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING IKAN ASIN BERBASIS INTERNET OF THING TERINTEGRASI APLIKASI BLYNK
Pengeringan ikan asin secara tradisional bergantung pada sinar matahari sehingga dipengaruhi cuaca, waktu pengeringan, kebersihan, dan kestabilan suhu. Penelitian ini bertujuan merancang alat pengering ikan asin berbasis Internet of Things yang terintegrasi aplikasi Blynk untuk monitoring dan kontrol jarak jauh. Sistem menggunakan NodeMCU, sensor DHT22, load cell, relay, heater, blower, dan catu daya. Metode pengembangan yang digunakan adalah prototyping, meliputi pengumpulan kebutuhan, pembangunan dan evaluasi prototype, pengkodean, pengujian, evaluasi sistem, dan penggunaan sistem. Hasil pengujian DHT22 menunjukkan rentang suhu 25,4-37,1 °C dan kelembaban 39-75%; empat dari tujuh pengujian berstatus normal berdasarkan klasifikasi sistem. Pengukuran load cell menunjukkan berat ikan berkurang dari 500 gram menjadi 370 gram selama 180 menit atau turun 26%. Heater tercatat aktif pada suhu 28-36 °C dan tidak aktif pada suhu 38-42 °C, sedangkan blower aktif pada kondisi sistem berjalan dan berhenti ketika sistem dimatikan atau mengalami gangguan. Data suhu, kelembaban, dan berat dapat ditampilkan pada aplikasi Blynk secara real-time. Hasil ini menunjukkan bahwa fungsi monitoring dan kontrol alat telah terintegrasi, meskipun pengujian lanjutan dengan alat ukur acuan masih diperlukan untuk menilai akurasi sensor secara metrologis.
No other version available