Text
HUBUNGAN ANTARA MEANINGFUL WORK DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA KARYAWAN DI PERUSAHAAN X
Psychological well-being merupakan kondisi ketika individu mampu menerima dirinya, membangun hubungan yang positif dengan orang lain, memiliki tujuan hidup, mengembangkan potensi diri, serta mampu menghadapi berbagai tuntutan dalam kehidupannya. Psychological well-being menjadi aspek penting bagi karyawan karena dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan secara optimal. Pada Perusahaan X masih ditemukan karyawan yang menunjukkan kondisi psychological well-being yang kurang optimal, yang ditandai dengan kecenderungan memandang pekerjaan hanya sebagai rutinitas, kewajiban, atau sekadar sarana untuk mencapai target kerja. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan psychological well-being adalah meaningful work, yaitu sejauh mana individu memandang pekerjaannya sebagai sesuatu yang bernilai, bermakna, dan memiliki tujuan dalam kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara meaningful work dengan psychological well-being pada karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian berjumlah 60 karyawan sales Perusahaan X yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Meaningful Work dan skala Psychological Well-Being. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara meaningful work dengan psychological well-being, dengan koefisien korelasi (r?) sebesar 0,699 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi meaningful work yang dimiliki karyawan, maka semakin tinggi pula psychological well-being yang dimiliki karyawan di Perusahaan X, dan sebaliknya semakin rendah meaningful work, maka semakin rendah pula psychological well-being yang dimiliki karyawan.
No other version available