Text
Hubungan antara pola komunikasi keluarga dengan kesehatan mental pada remaja
Kesehatan mental remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi remaja dalam membentuk pola pikir, sikap, dan kemampuan mengelola emosi. Lingkungan keluarga yang kurang harmonis dapat memicu gangguan emosional pada anak dan remaja, karena keluarga merupakan tempat utama pembentukan kepribadian dan kestabilan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubngan antara pola komunikasi keluarga dengan kesehatan mental pada remaja dikelas XI Man 2 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 182 siswa yang dipilih menggunakan Teknik Purpose Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala pola komunikasi keluarga (RFCP) dan kesehatan mental (MHI 38). Analisis data menggunakan aplikasi perangkat lunak SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara pola komunikasi keluarga dengan kesehatan mental pada remaja r = 0.386. dan nilai signifikansi sebesar 0,000 kurang dari 0,05. Nilai koefisien determinasi menunjukkan nilai r square sebesar 0,149, yang berarti pola komunikasi keluarga memberikan kontribusi sebesar 14,9% terhadap kesehatan mental remaja sedangkan sisanya 85,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian semakin baik pola komunikasi keluarga maka semakin baik pula kesehatan mental pada remaja.
No other version available