ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Belajar dari Perpisahan: Makna Pernikahan bagi Dewasa Awal yang Orang Tua nya Bercerai
Bookmark Share

Text

Belajar dari Perpisahan: Makna Pernikahan bagi Dewasa Awal yang Orang Tua nya Bercerai

MEIRINDA ISTIYAN ARIFFADILA - Personal Name; Sigit Nugroho - Personal Name;

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna pernikahan pada dewasa awal yang memiliki latar belakang perceraian orang tua. Pengalaman perceraian orang tua dapat mempengaruhi cara individu memaknai pernikahan, komitmen, serta kesiapan dalam membangun kehidupan berkeluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian berjumblah tiga orang dewasa awal berusia 20-30 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan peningkatan ketekunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh partisipan memaknai pernikahan sebagai ikatan yang sakral, penuh komitmen, dan memerlukan kesiapan mental serta emosi yang matang. Pengalaman perceraian orang tua memengaruhi cara partisipan memandang pernikahan sehingga muncul perasaan ambivalen, yaitu keinginan untuk membangun keluarga yang harmonis disertai kekhawatiran terhadap kemungkinn terjadinya konflik, kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, maupun perceraian. Meskipun demikian, pengalaman tersebut tidak menghilangkan keinginan partisipan untuk menikah. Sebaliknya, partisipan memiliki harapan untuk membangun kehidupan pernikahan yang lebih sehat, harmonis, dan penuh komitmen dibandingkan pengalaman keluarga asal mereka. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa pengalaman perceraian orang tua tidak selalu membentuk pandangan negatif terhadap pernikahan, tetapi mendorong individu untuk memaknai pernikahan secara lebih reflektif dan mempersiapkan diri secara lebih matang.


Availability
#
Ilmu Psikologi (FAKULTAS PSIKOLOGI) Psikologi 306.874 Mei b
ETD6502II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Psikologi 306.874 Mei b
Language
Indonesia
NPM
228110287
Publisher
Ilmu Psikologi : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Dewasa Awal
Studi Kasus
makna pernikahan
perceraian orang tua
kesiapan mental
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?