Text
Analisis Pemanfaatan Pasir Pantai Pulau Batam Sebagai Bahan Campuran Agregat Halus Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC)
Penelitian ini mengevaluasi potensi penggunaan pasir pantai Pulau Batam sebagai bahan campuran agregat halus Asphalt Concrete–Wearing Course (AC?WC) untuk menjawab keterbatasan pasokan pasir sungai dan mendukung pemanfaatan sumber daya lokal di Kepulauan Riau. Berdasarkan tinjauan literatur dan kondisi lokal, penelitian akan menguji sifat fisik dan mekanik campuran sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga menggunakan uji Marshall (stabilitas, flow, VIM, VMA, VFB, MQ) untuk menentukan proporsi aman pasir pantai tanpa menurunkan kinerja lapisan permukaan. Hasil diharapkan memberi bukti praktis dan standar bagi penerapan pasir pantai pada AC?WC, mengurangi ketergantungan bahan konvensional, menurunkan biaya konstruksi, serta mendukung keberlanjutan penyediaan material perkerasan jalan di wilayah pesisir. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan melakukan penugujian marshall pada sampel benda uji . Parameter utama yang diuji stabilitas, flow, VIM, VMA, VFB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optimum untuk masing-masing parameter Marshall dicapai pada variasi kadar pasir pantai (PP) yang berbeda-beda berdasarkan hasil pengujian. Nilai optimum tertinggi untuk Kepadatan (Density) dicapai oleh variasi V2 (PL 5%) sebesar 2,29 gr/cm³, yang menunjukkan titik pemadatan material paling maksimal. Untuk parameter VMA, nilai optimum yang paling efisien dan memenuhi batas minimum (min. 15%) berada pada V3 (PP 15%) sebesar 15,18%. Pada parameter VIM, nilai paling optimum yang berada tepat di tengah rentang ideal (3,0% – 5,0%) dicapai oleh V3 (PP 15%) sebesar 4,13%. Selanjutnya, nilai optimum tertinggi untuk VFB dicapai oleh variasi V2 (PP 5%) sebesar 74,62%, yang menandakan kepadataan rongga terisi aspal paling ideal. Sementara itu, untuk parameter kekuatan dan kelenturan, nilai optimum mutlak didominasi oleh campuran tanpa pasir laut atau V1 (PP 0%), dengan nilai Stabilitas tertinggi mencapai 2991,38 kg (min. 800 kg) dan nilai Flow paling ideal sebesar 3,36 mm (rentang 2,0–4,0 mm).
No other version available