Text
Kesiapan Psikologis Anak Berkonflik Dengan Hukum Dalam Menghadapi Reintegrasi Sosial di Sentra Abiseka
Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) menghadapi tantangan dalam proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pembinaan. Kesiapan psikologis menjadi faktor penting dalam membantu anak kembali beradaptasi di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan psikologis ABH dalam menghadapi reintegrasi sosial di Sentra Abiseka Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap ABH yang menjalani pembinaan di Sentra Abiseka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan psikologis dipengaruhi oleh stabilitas emosi, kematangan spiritual, kemampuan menghadapi stigma sosial, serta dukungan keluarga dan lingkungan. Proses reintegrasi sosial dilakukan melalui bimbingan sosial, pelatihan keterampilan, dan pendampingan psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan psikologis sangat menentukan keberhasilan reintegrasi sosial ABH. Dukungan pemerintah, masyarakat, dan pelatihan keterampilan diperlukan agar anak mampu kembali berfungsi secara optimal serta mengurangi risiko pengulangan perilaku bermasalah.
No other version available