Text
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KECEMASAN INTERAKSI SOSIAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM RIAU
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kecemasan interaksi sosial pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pergeseran pola komunikasi dari interaksi tatap muka ke interaksi digital di kalangan generasi muda, yang berpotensi meningkatkan risiko kecemasan dalam situasi sosial nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 395 mahasiswa aktif Universitas Islam Riau berusia 18–25 tahun yang merupakan pengguna media sosial aktif, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala, yaitu Social Interaction Anxiety Scale (SIAS) untuk mengukur kecemasan interaksi sosial, dan Social Media Use Integration Scale (SMUIS) untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial. Data dianalisis menggunakan uji korelasi nonparametrik Spearman's rho dengan bantuan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kecemasan interaksi sosial, dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,794 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial pada mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat kecemasan interaksi sosial yang dialami, dan sebaliknya.
No other version available