Text
Pengaruh Penambahan Bio Oil Ampas Kopi Pada Campuran Aspal AC-WC Terhadap Karakteristik Marshall
Peningkatan kebutuhan infrastruktur jalan mendorong penggunaan material perkerasan yang berkualitas dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan bio-oil ampas kopi sebagai bahan tambah pada campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bio-oil ampas kopi terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental murni yang dilaksanakan di laboratorium menggunakan agregat yang berasal dari Pangkalan, Sumatera Barat. Pengujian dilakukan pada kadar aspal sebesar 6,18% dengan variasi penambahan bio-oil ampas kopi sebesar 0%, 2%, 4%, 5%, dan 6%. Prosedur pengujian mengacu pada standar SNI dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Pengujian dilakukan menggunakan metode Marshall untuk memperoleh parameter stabilitas, flow, Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Asphalt (VFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bio-oil memengaruhi karakteristik Marshall campuran. Nilai stabilitas meningkat hingga 1154,90 kg pada kadar bio-oil 6%, sedangkan nilai flow dan VIM mengalami fluktuasi. Nilai VMA dan VFA relatif stabil pada seluruh variasi kadar bio-oil. Berdasarkan evaluasi seluruh parameter Marshall, kadar bio-oil maksimum diperoleh pada variasi 5% dengan nilai stabilitas 1133,11 kg, dan flow 2,85 mm. Seluruh variasi campuran memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Bio-oil ampas kopi berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambah alternatif yang ramah lingkungan pada campuran AC-WC.
No other version available