Text
DAMPAK PERDAGANGAN BEBAS TERHADAP INDUSTRI KELAPA SAWIT DI DURI: ANALISIS KUALITATIF DALAM PERSPEKTIF HUBUNGAN INTERNASIONAL
Penelitian ini membahas dampak perdagangan bebas terhadap industri kelapa sawit di Duri, Riau, dalam perspektif Hubungan Internasional. Industri kelapa sawit merupakan sektor strategis yang tidak hanya berkaitan dengan perekonomian nasional, tetapi juga terhubung langsung dengan dinamika pasar global, regulasi perdagangan internasional, dan tuntutan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menitikberatkan pada pengalaman dan respons aktor lokal, yaitu petani sawit rakyat, koperasi atau kelompok tani, serta pemerintah daerah. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan perspektif Ekonomi Politik Internasional, Neoliberalisme Ekonomi, dan pendekatan lokalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perdagangan bebas berdampak nyata terhadap industri kelapa sawit di Duri, terutama melalui fluktuasi harga Tandan Buah Segar, ketergantungan terhadap harga CPO dunia, perubahan permintaan negara importir, serta meningkatnya standar keberlanjutan, legalitas, dan keterlacakan produk. Dampak tersebut bersifat ambivalen. Di satu sisi, keterbukaan pasar menjaga permintaan terhadap kelapa sawit Indonesia. Di sisi lain, petani sawit rakyat menghadapi ketidakpastian pendapatan, biaya produksi yang tinggi, keterbatasan akses informasi pasar, dan posisi tawar yang lemah dalam rantai nilai sawit. Koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat posisi petani melalui pemasaran kolektif dan pendataan, tetapi masih terkendala modal, kepercayaan anggota, dan akses kelembagaan. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator, namun kewenangannya terbatas dalam mengendalikan harga dan kebijakan perdagangan. Penelitian ini menegaskan bahwa isu perdagangan bebas tidak hanya berlangsung pada level antarnegara, tetapi juga memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat lokal. Penguatan koperasi, akses modal, pendampingan legalitas, program peremajaan sawit rakyat, dan koordinasi kebijakan pusat-daerah, oleh karena itu, menjadi penting agar manfaat perdagangan bebas dapat dirasakan secara lebih adil oleh petani sawit rakyat di Duri. Kata kunci: Perdagangan Bebas, Kelapa Sawit, Duri, Ekonomi Politik Internasional, Petani Sawit Rakyat.
No other version available