Text
Representasi Diri Melalui Penggunaan Filter Instagram Story Pada Remaja di Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi diri remaja di Kota Pekanbaru melalui penggunaan filter pada Instagram Story. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian berjumlah lima orang remaja berusia 15–19 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan teknik pemeriksaan dan keabsahan data dengan triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teori representasi Stuart Hall sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan filter pada Instagram Story menjadi simbol visual yang digunakan remaja dalam merepresentasikan dirinya. Penggunaan filter dimasukkan ke dalam simbol kecantikan, simbol ekspresi, dan simbol estetika visual. Makna penggunaan filter meliputi makna daya tarik fisik, makna ekspresi diri, dan makna estetika visual. Penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan antara diri nyata dan representasi diri terbagi menjadi representasi sebagai versi terbaik diri, representasi yang bersifat situasional, dan representasi yang mendekati diri nyata. Temuan tersebut menunjukkan bahwa filter tidak hanya berfungsi sebagai efek visual, tetapi menjadi simbol yang dimaknai remaja dalam membangun representasi dirinya melalui Instagram Story.
No other version available