Text
SEBUAH STUDI TENTANG KETERAMPILAN MENULIS ESAI ARGUMENTATIF MAHASISWA DI JURUSAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS ISLAM RIAU
Esai argumentatif adalah jenis tulisan esai yang disusun berdasarkan tesis yang jelas. Tulisan ini bertujuan untuk membahas topik atau isu kontroversial guna meyakinkan pembaca agar menerima atau menyetujui sudut pandang penulis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis esai argumentatif mahasiswa semester dua. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif untuk menganalisis kompetensi menulis mahasiswa berdasarkan lima komponen utama penulisan: isi, organisasi, kosakata, penggunaan bahasa, dan mekanika penulisan. Partisipan penelitian adalah mahasiswa semester dua tahun akademik 2025/2026, dengan jumlah total 25 mahasiswa. Untuk menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik purposive sampling, di mana Kelas A dipilih sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa semester dua dalam menulis esai argumentatif tergolong sangat baik. Hal ini terlihat dari capaian 60% (15) mahasiswa yang masuk dalam kategori sangat baik dan 40% (10) mahasiswa dalam kategori baik. Dari kelima komponen tersebut, aspek Isi mencapai persentase tertinggi (83,86%), diikuti oleh Organisasi (83,80%), Mekanika Penulisan (82,40%), dan Kosakata (81,40%). Sementara itu, aspek Penggunaan Bahasa memperoleh skor terendah (74,72%) karena aspek ini menjadi kendala teknis utama bagi mahasiswa dibandingkan dengan kemampuan konseptual mereka dalam menyusun argumen. Skor rendah ini disebabkan oleh kesulitan mahasiswa dalam menangani kendala struktural, khususnya saat mencoba menyusun kalimat kompleks yang efektif. Peneliti menemukan berbagai kesalahan tata bahasa yang umum dan berulang, seperti ketidaksesuaian subjek dan kata kerja (subject-verb agreement), penggunaan kala (tense) yang tidak konsisten, penghilangan kata sandang (article), serta penempatan kata depan (preposisi) yang tidak tepat, yang sering kali mengaburkan kejelasan makna kalimat.
No other version available